Judulnya agak sedikit bikin bingung yah maksudnya apa, kali ini saya ingin bercerita soal siapapun pasti mau akan hal yang bisa bikin hidup mereka senang atau bahkan sampe bahagia , mungkin ini lebih ke perempuan.
Yah siapapun pasti mau misalnya punya pasangan yang badannya proporsional , kayak pangeran - pangeran di komik atau di cerita cindrella , lalu pacarnya baek , punya banyak hal yang amat sangat manusiawi dan sangat diinginin sama kaum perempuan. Yah kita boleh sangat jujur dissini salah satu sisi dari perempuan adalah "matre" dalam artian perempuan itu kan amat sangat lembut , menyukai sesuatu hal yang bersifat keindahan, jadi klo misalnya ada satu perempuan yang ketemu sama satu cowok yang tajir urusan muka boleh belakangan atau mungkin ga jadi majalah eh masalah maksudnya. back to story yang saya mau bahas disini bukan lah soal detail akan "kematrean " para kaum perempuan, yang saya mau bahas disini adalah soal siapapun pasti mau apabila punya pasangan yang amat sangat diimpikan.
Tapi apakah semua itu adalah salah satu kepuasan , dan apakah ada yang sesempurna itu , i don't think so. kalau pun ada mungkin ada beberapa hal dari diri pribadi nya yang tidak sempurna. saya juga ga munafik pasti mau apabila mendapatkan pasangan yang seperti itu , tapi dari diri saya pribadi saya, saya ingin mencari pasangan yang bukan sudah "jadi" dalam artian sudah ready dalam hal materi , sudah punya gaji yang mencukupi , rumah , kendaraan pribadi , pokok nya semua hal yang menyangkut kepuasan materi . Saya ingin membangun hidup bersama, mencari semua hal tersebut dengan bersama- sama dan bahkan bukan hanya duniawi tapi juga mencari akhirat bersama -sama.
2 komentar:
prince charming bgt, si putri menanti kehadiran pangeran berkuda putih, hehehe..
matre yeh,,sbenerny sih menurut ak yeh, kita itu bukan matrealis, tp mencoba untuk realistis. dalam arti, materi itu perlu. kasarnya, gak mungkin dong nikah cuma modal cinta sementara utk berumah tangga itu banyak keperluan yg harus dibeli pake duit.
materi nggak harus banyak, asal mencukupi. dan cukup itu sendiri kitalah yg menentukan seberapanya.harus bisa nentuin mana kebutuhan mana keinginan jg.
kalo soal pasangan, memang sih beda rasanya kalo kita sama2 membangun dr awal. dr tidak punya apa2 menjadi punya, mapan dan sangat berkecukupan.
tp kalo misalnya kita dapetnya pasangan yg udah punya segalanya, ya itu bagus. anggep aja itu hadiah, bonus. tinggal kita harus banyak bersyukur.
udah tahun 2012 tentunya sang pangeran kuda putih udah datang hehe
Posting Komentar